Ngeri! Begini Kronologi Penembakan Relawan Prabowo-Gibran di Madura

Ilustrasi pistol
Sumber :
  • PIxabay

VIVA Bandung - Salah satu relawan Prabowo-Gibran bernama Muarah, telah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Hati-Hati Penyadapan yang Perlu Diwaspadai Masyarakat

Usai kejadian, korban langsung dirawat di RSUD dr Soetomo di Surabaya.   

Mendengar kejadian itu, Tim Penasehat Prabowo-Gibran, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoedin langsung menjenguk Muarah di RSUD dr Soetomo pada Senin, 25 Desember 2023. 

Waspada Link Phishing! Ini Cara Mudah Kenali Situs Palsu Pencuri Data

"Beliau (Muarah) merupakan relawan tim dari Bapak Prabowo dan Mas Gibran," katanya kepada wartawan. 

Menurut pengakuan Sjafrie, korban saat ini dalam kondisi stabil. Namun, masih diperlukan perawatan lebih lanjut. 

WhatsApp Disadap Pacar? Ini Langkah Penting yang Harus Anda Lakukan

"Mohon doanya agar Bapak Muarah lekas pulih," ujarnya. 

Prabowo Dampingi Gibran pada Debat Cawapres

Photo :
  • Viva.co.id

Berdasarkan informasi yang diperoleh, penambakan tersebut terjadi pada Kamis pekan lalu sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat kejadian, Muarah tengah asyik ngopi bersama warga sekitar di sebuah warung di Banyuates.

Tiba-tiba saja datang dua orang berbadan kekar mengenakan helm dan penutup wajah dengan menaiki sepeda motor N-Max. Keduanya berhenti dan mendekati korban.

Tanpa basa-basi, salah satu dari mereka langsung melepaskan peluru tembakan ke tubuh korban.

Khawatir dikejar warga, kedua pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motornya.

Sementara, Muarah langsung terkapar dengan dua luka tembakan tepat di perutnya.

Melihat hal itu, warga pun langsung melarikan korban ke salah satu rumah sakit di Bangkalan.

Namun, karena luka yang dialaminya cukup parah, sehingga korban harus dirujuk ke RSUD Soetomo Surabaya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Dirmanto mengatakan, pihaknya akan mem back up kasus tersebut yang semula ditangani Polres Sampang.     

"Pasti Polda Jatim memback up," katanya kepada VIVA.