Anak Main Gadget? Begini 8 Langkah Penting Cegah Mereka Jadi Korban Hacker
Beri tahu mereka untuk selalu bertanya padamu sebelum memberikan informasi pribadi atau mengklik link mencurigakan.
Bahkan ketika pesan tampak datang dari teman, mereka harus tetap waspada jika isi pesannya mencurigakan atau minta data pribadi.
6. Perhatikan aktivitas online dan komunikasi anak
Tanpa harus mengintip semua chat pribadi mereka, tetap perhatikan dengan siapa anak-anak berkomunikasi online.
Letakkan komputer di ruang keluarga dan tetapkan aturan bahwa gadget hanya boleh digunakan di area umum rumah, bukan di kamar pribadi.
Tanyakan secara rutin tentang teman-teman online mereka, sama seperti kamu menanyakan tentang teman-teman sekolah mereka.
Jika ada orang dewasa yang mencoba menjalin pertemanan dengan anak di dunia maya, ini perlu diwaspadai.
7. Buat kesepakatan penggunaan internet yang sehat
Buat aturan yang jelas tentang kapan, di mana, dan bagaimana internet boleh digunakan.
Kesepakatan ini harus dibuat bersama anak sehingga mereka merasa dilibatkan.Â
Tetapkan konsekuensi yang masuk akal jika aturan dilanggar. Misalnya, anak boleh main game online tapi hanya setelah PR selesai, dan hanya dengan teman yang sudah dikenal di dunia nyata.
Atau mereka boleh membuat akun media sosial tapi harus menambahkan orangtua sebagai teman.
Ingat, tujuan utamanya bukan menjauhkan anak dari teknologi, melainkan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menggunakan internet secara aman dan bertanggung jawab.
Dengan pendekatan yang seimbang antara pengawasan dan pendidikan, kita bisa melindungi anak dari kejahatan siber.*