Mengapa Bulu Kucing Sering Rontok? Ternyata Ini Alasannya

Ilustrasi kucing
Sumber :
  • Pixabay

BANDUNG – Bagi kamu yang memiliki peliharaan anabul atau kucing mungkin sering bertanya-tanya mengapa bulu kucing bisa rontok. Tidak perlu terlalu khawatir karena bulu kucing rontok tidak selalu menjadi hal yang serius atau berbahaya. Namun, kamu tetap harus sering memeriksa dan mewaspadai kucing peliharaanmu. Lantas, mengapa bulu kucing rontok? Dilansir dari Catster, berikut ini 6 alasan bulu kucing bisa rontok. 

img_title Alergi Anak Bisa Berbahaya, Ini yang Perlu Diketahui Orangtua

1. Alergi atau Berkutu

Bagi kamu yang memiliki peliharaan anabul atau kucing mungkin sering bertanya-tanya mengapa bulu kucing bisa rontok. Tidak perlu terlalu khawatir karena bulu kucing rontok tidak selalu menjadi hal yang serius atau berbahaya. Namun, kamu tetap harus sering memeriksa dan mewaspadai kucing peliharaanmu. Lantas, mengapa bulu kucing rontok? Dilansir dari Catster, berikut ini 6 alasan bulu kucing bisa rontok. 

img_title 4 Alasan Utama Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda 2025 Hingga 2026

2. Sakit

Terkadang, kucing yang terlalu sering menjilati area tubuhnya bukan hanya karena mereka gatal, tetapi bisa juga karena jaringan di bawah kulitnya sakit. Seekor kucing dengan radang sendi, misalnya, mungkin terus-menerus menjilati sendi yang sakit karena nyeri yang sekaligus juga menjilati bulunya karena dirasa membantu meringankan ketidaknyamanan tersebut. Namun, bulu kucing bisa jadi rontok karena terus-terusan dijilat. 

img_title Alasan Dibalik Generasi Z Memilih Jalur Menganggur

3. Infeksi

Infeksi memang bukan penyebab umum bulu kucing rontok seperti alergi, tetapi hal tersebut bisa terjadi. Kucing dengan kondisi menular seperti infeksi staph dan infeksi jamur seperti kurap dapat kehilangan bulu di area tubuh mereka yang terkena infeksi tersebut.

4. Gangguan Endokrin

Kucing yang bulunya sering rontok mungkin mengalami hipertiroidisme, tiroid terlalu aktif yang menyebabkan penurunan berat badan dan gejala lainnya. Di luar tiroid, jika kucing mengalami ketidakseimbangan hormon dan peningkatan kadar steroid dalam tubuh, folikel rambut bisa mati dan dengan kadar hormon yang tidak normal, rambut baru mungkin tidak akan tumbuh kembali.  Misalnya seperti penyakit Cushing, kelainan metabolisme yang menghasilkan terlalu banyak kortisol yang dapat menyebabkan alopecia pada kucing.

5. Efek Samping Obat

Bulu kucing yang rontok mungkin juga karena efek samping dari obat. Prednison transdermal menyebabkan alopesia dan keriting pada daun telinga. Biasanya, dokter hewan akan menyarankan untuk menghentikan pengobatan untuk memulihkan kondisi kucing.

Halaman Selanjutnya
img_title