Risiko Seks Threesome Bagi Kesehatan dan Psikologis
- istimewa
Risiko kesehatan seks threesome
Jika dihitung dengan seksama, threesome memiliki risiko kesehatan yang tidak sebanding dengan sensasinya. Salah satu risiko yang nyata tentu kemungkinan lebih besar untuk terpapar penyakit infeksi menular seksual (IMS).
Saat terlibat threesome, para pelaku kemungkinan akan mengabaikan penggunaan alat-alat kontrasepsi, baik itu kondom atau pelindung mulut untuk seks oral.
Pemakaian alat kontrasepsi tentu dianjurkan hanya sekali digunakan dan hanya untuk satu orang. Jika berhubungan seks dengan dua wanita sekaligus, artinya sang pria harus mengganti kondom setiap akan melakukan penetrasi.
Tak jarang pelaku seks menganggap ganti-ganti alat pelindung tersebut sebagai langkah yang merepotkan. Lalu mereka cenderung tidak menggunakannya.
Sebagai akibatnya, kemungkinan terinfeksi penyakit akan makin besar karena pertukaran cairan tubuh di antara ketiga pelaku seks.
Apabila satu pria atau wanita yang menjadi pelakunya menderita penyakit infeksi menular seksual, dua orang lainnya berisiko besar menderita penyakit yang sama.
Risiko psikologi seks threesome
Umumnya, kaum perempuan akan merasakan tekanan psikologis lebih besar daripada pria ketika melakukan seks bertiga. Apa alasannya?
Saat pasangan pria menginginkan hubungan seksual dengan perempuan lain secara bersamaan, kecemburuan biasanya akan melanda pasangan wanitanya.
Masalahnya, sulit sekali mengukur tingkat kecemburuan dan sakit hati yang dialami oleh wanita ketika pasangan prianya membawa wanita lain ke ranjang yang sama.
Tiap perempuan pasti ingin diperlakukan dengan baik dan terhormat saat menjalin hubungan. Dalam threesome, hal ini cenderung lenyap.
Jika ingin mewujudkan fantasi seksual threesome, pastikan sudah dibicarakan dengan matang sehingga tidak berujung pada dan masalah dalam hubungan. Misalnya, pertengkaran hingga perceraian.
Pastikan juga pembicaraan tersebut membahas berbagai risiko yang mungkin muncul di kemudian hari. Bahkan bila sudah setuju, berikan waktu pada pasangan untuk memikirkannya dengan matang. (Irv)