Ditinggal Nikah Mantan Pacar? Ini Cara Move On Sembuhkan Sakit Hati
- alodokter.com
Bandung – Sebagian orang mungkin pernah mengalami hal buruk soal hatinya, salah satunya ditinggal menikah oleh sang mantan pacar.
Tak bisa dipungkiri, ditinggal mantan pacar menikah bisa menimbulkan luka yang mendalam di hati. Namun ini merupakan hal yang wajar.
Kendati demikian, jangan sampai kamu terlalu larut dalam kesedihan, yah. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk move on dan bangkit dari keterpurukanmu.
Sebagian orang bisa menyikapi dengan tegar ketika melihat atau mendengar mantan pacarnya sudah melanjutkan hidupnya dan memilih untuk menikah dengan orang lain. Namun, tidak sedikit juga orang yang justru merasa kesulitan dan terpuruk saat menghadapi kenyataan tersebut.
Sebenarnya, rasa sedih, marah, patah hati, menyesal, kehilangan, atau stres ketika ditinggal mantan pacar menikah dengan orang lain adalah hal yang normal terjadi. Namun, jangan sampai kesedihan ini berlangsung dalam waktu yang lama, ya, apalagi sampai membuatmu merasa putus asa dan depresi.
Dilansir dari alodokter.com, berikut ini cara Move On dari Mantan Pacar yang Menikah.
1. Jangan menyangkal emosi negatif
Cobalah untuk tidak menyangkal atau memendam emosi dan luka batin yang kamu rasakan, apalagi sampai membuatmu menyalahkan atau membenci dirimu sendiri. Bersedih dan menangislah, jika itu memang bisa membuatmu merasa lebih tenang. Bila perlu, berikan waktu dirimu untuk menyendiri, berduka, dan merenung.
Namun, ingat, jangan sampai luka batin ini dibiarkan berlarut-larut, ya. Meresapi emosi negatif juga perlu ada batasnya. Tanamkan dalam pikiranmu bahwa kamu adalah pribadi yang kuat dan bisa melewati keadaan ini dengan baik. Lakukan juga positive self-talk untuk mencegah pikiran-pikiran negatif.
2. Curhat dengan orang terdekat
Kamu tidak sendiri kok dalam mengahadapi kesedihan ini. Jadi, curahkan saja perasaanmu kepada orang yang kamu percayai, ya, seperti sahabat atau keluarga. Kamu bukan hanya bisa mendapatkan saran atau semangat, cara ini juga bisa membuat perasaanmu menjadi lebih lega, lho.
Jika kamu merasa tidak nyaman untuk curhat dengan orang lain, kamu juga bisa mencurahkannya di buku harian.