Menjemur Bayi Newborn Tanpa Baju, Mitos atau Fakta? Begini Cara Aman Menurut Dokter Kulit!

Perawatan kulit bayi
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Menjemur bayi newborn sering dianggap sebagai ritual wajib oleh kebanyakan orangtua.

img_title Air Putih Berlebih Pada Bayi Bisa Ganggu Asupan ASI dan Berisiko Stunting

Metode tradisional dengan menelanjangi bayi dan langsung terkena sinar matahari masih banyak dilakukan.

Namun, apakah cara ini aman untuk kulit sensitif bayi yang baru lahir?

img_title Mengen Laser Piko, Teknologi Canggih Penghilang Tato dan Bercak Kulit

Para ahli kulit memiliki pandangan berbeda tentang cara menjemur bayi yang benar.

"Kalau mau menjemur, jamnya juga kita pilih jangan yang lagi terlalu panas. Mungkin sekitar jam 6.30 jam 7, maksimal jam 7.30," jelas dr. Githa Rahmayunita, Sp.D.V.E, Subsp.D.A. dalam Channel Youtube Nikita Willy Official.

img_title Dermatitis Seboroik Jadi Penyebab Kulit Kering dan Mengelupas yang Sering Diabaikan

Menjemur bayi dengan menelanjangi dan langsung terkena sinar matahari ternyata tidak dianjurkan lagi oleh para dokter.

Cara ini dapat berbahaya karena kulit bayi sangat rentan terhadap sinar UV.

Melanosit atau sel penghasil melanin pada bayi belum berfungsi optimal.

Kulit bayi belum bisa menggelap secara perlahan, melainkan langsung terbakar jika terlalu lama terpapar matahari.

Cara menjemur bayi yang benar adalah dengan waktu yang tepat, yakni pagi hari antara jam 6.30-7.30.

Durasi menjemur tidak boleh terlalu lama, cukup 10-15 menit saja.

Bayi tidak perlu ditelanjangi, cukup gunakan pakaian lengan pendek atau celana pendek.

Jangan lupa gunakan penutup mata untuk melindungi mata bayi.

Jemur bayi tidak harus langsung di bawah sinar matahari, bisa di dalam ruangan di balik jendela yang terkena sinar matahari.

Vitamin D memang penting untuk pertumbuhan bayi, namun keamanan kulitn juga harus diperhatikan.*