Ditinggal Nikah Mantan Pacar? Ini Cara Move On Sembuhkan Sakit Hati
- alodokter.com
3. Jauhkan hal yang mengingatkanmu dengan Si Dia
Kenangan baik dan buruk bersama Si Dia yang masih terselimuti di dalam pikiranmu bisa membuatmu gagal move on. Jadi, cobalah untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang mengingatkanmu padanya, ya.
Berhentilah juga untuk mencari tahu atau kepo tentang kehidupan Si Dia lewat media sosial. Bila perlu, kamu bisa berhenti mengikuti akun media sosialnya dan menghapus semua foto atau video kalian berdua atau coba lakukan detoks sosmed.
Lagi pula, berteman dengan mantan kekasih juga tidak terlalu diperlukan, kecuali karena kepentingan profesional, misalnya bisnis atau rekan kerja.
4. Lakukan kegiatan yang menyenangkan
Daripada terus-menerus bersedih, coba alihkan perhatianmu dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan untuk me time, seperti mendengarkan musik, menonton film, berkebun, atau memasak.
Kamu juga bisa menekuni hobi baru untuk mengisi waktu luang. Ini juga bisa menjadi bentuk luapan emosi dan perasaanmu dengan cara yang positif (katarsis).
Jika kamu ingin merasakan suasana baru, tidak ada salahnya untuk ambil cuti kerja selama beberapa hari untuk traveling. Kamu juga bisa mengajak keluarga atau sahabat untuk menemanimu selama liburan agar kamu tidak merasa kesepian.
5. Fokus pada perawatan diri
Kamu boleh bersedih ketika ditinggal mantan pacar menikah. Tetapi, jangan mengorbankan kesehatanmu hanya karena tidak bersama dengan orang yang kamu cintai, ya. Kamu tetap perlu menjaga kesehatanmu agar tidak jatuh sakit.
Meski sedang patah hati, kamu tetap harus merawat dirimu dengan baik. Untuk itu, tetaplah fokus pada perawatan dan kesehatan diri, misalnya dengan rutin mengonsumsi makanan sehat, coba meditasi, istirahat yang cukup, dan rutin berolahraga.
Kamu juga sebaiknya tidak melampiaskan emosimu dengan cara yang negatif, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, menggunakan narkoba, atau bahkan mencoba untuk melukai dirimu sendiri, ya.
6. Buka hati ketika sudah siap
Tidak perlu terburu-buru untuk mencari pengganti Si Dia. Jangan sampai kamu menjalin hubungan dengan seseorang hanya untuk membuat Si Dia cemburu atau menyalurkan kekecewaan dari hubungan sebelumnya. Hubungan ini disebut dengan rebound relationship.