Capek Dibilang Gendut? Ini Tips Puasa Intermiten Yang Bisa Kamu Coba

ilustrasi puasa intermiten
Sumber :
  • al

Bandung – Sebagian besar orang mungkin berharap memiliki badan yang yang langsing atau seksi, maupun six pack bagi pria.

img_title Cara Bikin Mandu, Camilan Ala Korea yang Bikin Nagih

Selain menjaga pola makan, diet, dan rajin olahraga, ternyata puasa juga bisa menurutnkhan berat badan lho.

Puasa ini dikenal dengan puasa intermiten sempat populer menjadi cara untuk menurunkan berat badan.

img_title Saluran Cerna Sehat Kunci Imunitas Kuat Buat Tumbuh Kembang Optimal Anak

Seperti apa puasa intermiten dilakukan? Dan apakah jenis puasa ini benar-benar menyehatkan?

Dilansri dari Alodokter.com, puasa intermiten adalah puasa yang dilakukan dengan makan seperti biasa selama beberapa hari dalam 1 minggu, dan berpuasa di hari-hari lain. Puasa dapat dilakukan dengan sama sekali tidak makan selama jangka waktu tertentu, atau sekedar mengurangi kalori yang masuk.

img_title Saldo DANA Gratis Setiap Hari, Berikut 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya

Metode Puasa Intermiten

Ada berbagai metode yang dapat dipilih untuk menjalani puasa ini, tetapi ada tiga metode puasa intermiten yang paling umum dilakukan, yaitu:

Metode 16/8 atau protokol Leangains

Tidak makan selama 16 jam sehari. Misalnya jika kamu memilih makan di jam 4 pagi, maka kamu baru boleh makan lagi di pukul 8 malam.

Makan-berhenti-makan

Puasa 24 jam sehari, biasanya dilakukan dua kali seminggu. Jadi jika kamu makan jam 7 pagi, maka kamu baru boleh makan lagi keesokan harinya, di jam 7 pagi juga.

Pola makan 5-2

Dalam dua hari yang tidak beruturan dalam 1 minggu, kamu hanya boleh makan tidak lebih dari 500-600 kalori sehari. Sementara di 5 hari lainnya, kamu dapat makan seperti biasa.

Di antara tiga metode di atas, banyak orang lebih memilih metode 16/8 karena dianggap paling mudah dilakukan dan dapat diandalkan untuk jangka panjang.

Klaim Sisi Positif Puasa Intermiten

Menurut beberapa riset, diketahui bahwa teknik puasa ini terbukti dapat menurunkan berat badan dan mengurangi peradangan dalam tubuh setelah dilakukan beberapa minggu. Meski demikian, belum jelas apakah penurunan ini akan bertahan lama atau tidak.

Berikut ini adalah beberapa klaim manfaat lain dari puasa intermiten:

1. Memperkuat daya tahan

Puasa secara umum membuat sel-sel dalam tubuh berada dalam kondisi stres ringan. Stres ini dipercaya baik karena memperkuat kemampuan sel untuk memerangi beberapa penyakit dengan cara membentuk daya tahan tubuh.

Halaman Selanjutnya
img_title