Ciuman Bikin Jerawatan? Begini Kata Dokter

Ilustrasi Bercinta.
Sumber :
  • Viva.co.id

Produk kosmetik yang digunakan oleh pasangan seperti lip balm atau produk bibir yang digunakan sebelum berciuman mungkin mengandung bahan yang dapat menyumbat pori-pori atau mengiritasi kulit sehingga menimbulkan jerawat di sekitar mulut. Oleh karena itu, risiko timbulnya jerawat akibat berciuman relatif rendah.

img_title Rekomendasi 4 Jus Rahasia Atasi Jerawat Membandel, Auto Glowing Setelah Lebaran!

Perawatan dan kebersihan kulit yang tepat, termasuk mencuci muka secara teratur dan menggunakan produk perawatan kulit yang tepat, dapat membantu mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat.

Sementara itu, jerawat sendiri bisa timbul karena beberapa faktor lainnya. Pertama adalah stres. Kondisi ini menjadi penyebab utama munculnya jerawat pada kulit. Saat sedang stres, tubuh meningkatkan produksi kortisol dan kelenjar minyak sebaceous pada kulit.

img_title Resep Sambal Terong Kukus, Tanpa Minyak Goreng

Ilustrasi Bercinta.

Photo :
  • Viva.co.id

Ketika bahan-bahan ini bercampur dengan bakteri tertentu dan sel kulit mati, penumpukan ini menyebabkan jerawat. Kedua adalah pola makan yang buruk. Selain stres, pola makan yang buruk juga menyebabkan timbulnya jerawat. Pola makan tertentu bertanggung jawab atas peradangan yang menyebabkan timbulnya jerawat.

img_title Resep Sambal Bawang Pedas Mantap, Cocok untuk Penambah Selera Makan

Demikian pula, pola makan tinggi minyak, gula, dan produk susu juga dikaitkan dengan peningkatan jerawat. Faktor utama lainnya yang menyebabkan seseorang mudah berjerawat adalah genetika. Selain pola makan yang buruk dan stres, genetika juga berperan dalam membuat seseorang lebih rentan berjerawat dibandingkan orang lain. Jika orang tua lebih rentan terhadap jerawat, kemungkinan besar anak-anaknya juga akan menghadapi lebih banyak jerawat.

Rutinitas perawatan kulit yang buruk juga bisa menjadi penyebabnya. Kebiasaan perawatan kulit yang buruk, seperti tidak membersihkan wajah secara teratur, dapat menyebabkan kotoran dan sel kulit mati menumpuk, sehingga selanjutnya berkontribusi terhadap timbulnya jerawat.

Selain itu, penggunaan produk yang keras dan eksfoliasi berlebihan juga dapat mengiritasi kulit dan memicu timbulnya jerawat. Faktor lingkungan seperti polusi, kelembapan, dan paparan bahan kimia keras dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Serta perubahan Hormon Fluktuasi hormonal terutama saat pubertas, menstruasi, kehamilan, atau menopause, dapat mempengaruhi produksi minyak dan menyebabkan jerawat.