Ini 5 Tips Mudah Parenting Anak

ilustrasi anak kecanduan main gadgate
Sumber :
  • istimewa

BANDUNG - Penting bagi orang tua untuk mempelajari prinsip parenting yang benar agar bisa membentuk karakter positif pada anak.

img_title Anak Pakai Gadget Perlu Pendampingan Orang Tua, Dukung Komunikasi Dua Arah

Anak bagaikan selembar kertas putih kosong yang bisa dihiasi dengan coretan atau tulisan.

Tulisan tersebut bisa membuat kertas menjadi indah atau sebaliknya.

img_title Saluran Cerna Sehat Kunci Imunitas Kuat Buat Tumbuh Kembang Optimal Anak

Prinsip pola asuh yang baik dapat membantu menumbuhkan rasa kepedulian, kejujuran, kemandirian, dan keceriaan pada diri anak.

Cara pengasuhan yang baik juga dapat mendukung kecerdasan anak dan melindungi anak dari rasa cemas, depresi, pergaulan bebas, serta penyalahgunaan alkohol dan narkoba. Pola asuh yang baik juga dapat mengurangi risiko anak mengalami gangguan perilaku.

img_title DHA dan EPA Penting Buat Perkembangan Otak Optimal di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Prinsip utama pola asuh yang baik adalah membesarkan dan mendidik anak dengan penuh kasih sayang, sekaligus mendukung, membimbing, dan menjadi teman yang menyenangkan.

Dilansir dari Alodokter.com pada Senin, 18 Juli 2022, berikut ini lima prinsip pola asuh atau parenting yang bisa Anda terapkan:

1. Menjadi panutan yang baik bagi anak

Anak cenderung akan meniru apa yang orang tuanya lakukan. Oleh karena itu, menjadi panutan yang baik bagi anak adalah salah satu cara mendidik anak yang penting dilakukan oleh para orang tua.

Ketika Anda ingin menanamkan karakter positif pada anak, berilah contoh pada mereka, misalnya dengan selalu berkata jujur, berperilaku baik dan santun terhadap orang lain, serta membantu orang lain tanpa mengharap imbalan.

Selain itu, tunjukkan kepada anak bagaimana cara hidup sehat, misalnya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari, menyikat gigi setelah makan dan menjelang tidur, serta membuang sampah pada tempatnya.

2. Jangan terlalu memanjakan anak

Sebagai orang tua, Anda mungkin tidak sadar bahwa selama ini Anda selalu menuruti kemauan si buah hati.

Nah, ini saatnya untuk menghentikan kebiasaan tersebut sekaligus memberi pembelajaran pada anak agar ia tidak terlalu manja.

Sebagai contoh, jangan turuti kemauan anak ketika dia menangis atau tantrum karena menolak saat orang tua ingin mendidik untuk makan sehat, menonton televisi saat waktunya tidur malam, minta dibelikan sesuatu yang tidak ia butuhkan, atau ketika ia merengek untuk bermain gadget.

Halaman Selanjutnya
img_title