Jangan Beli Terlalu Banyak Mainan Buat Anak, Justru Menghambat Kreativitas!
VIVABandung – Apakah kamu termasuk orangtua yang suka membelikan anakmu banyak mainan? Berpikirlah dua kali!
Ternyata, memiliki terlalu banyak mainan justru bisa menghambat kreativitas dan perkembangan kognitif anak.
"Ternyata ada penelitiannya bahwa anak-anak yang punya mainannya sedikit, dibandingkan dengan yang punya banyak mainan, cenderung kreativitas lebih jalan," ungkap Dr. Mesty Ariotedjo dalam channel YouTube Nikita Willy Official.
Penelitian yang dilakukan membandingkan anak-anak yang memiliki empat mainan dengan mereka yang memiliki 16 mainan atau lebih.
Anak dengan mainan lebih sedikit cenderung:
• Bermain lebih lama dengan satu mainan
• Mengeksplorasi fungsi mainan lebih mendalam
• Menemukan cara penggunaan mainan yang lebih kreatif
• Mengembangkan imajinasi yang lebih kaya
Sementara itu, anak dengan mainan terlalu banyak justru:
• Cepat berpindah dari satu mainan ke mainan lain
• Kurang mendalam mengeksplorasi setiap mainan
• Cenderung terstimulasi berlebihan (overstimulated)
• Kurang mengembangkan kreativitas
Anak Bermain Bersama
dr. Mesty menambahkan, "Penting untuk anak tuh biarin aja bosan, karena di saat dia bosan, dia daydreaming, dia bengong, mikirkan imajinasi atau kreativitasnya lebih terbangun."
Tips praktis yang bisa kamu terapkan:
• Batasi jumlah mainan yang tersedia untuk anak pada satu waktu, misalnya hanya 4-5 mainan
• Lakukan rotasi mainan setiap minggu, simpan sebagian dan keluarkan yang lain
• Pilih mainan yang bisa digunakan dengan berbagai cara (open-ended toys)
• Utamakan kualitas daripada kuantitas mainan
Selain menghemat uang, membatasi jumlah mainan juga mengajarkan anak untuk mengembangkan kreativitas mereka dengan lebih optimal.