Urine Berbusa, Waspada Gejala Ginjal Bocor
- Pixabay
Ketika urine rutin diperiksa, akan terlihat kandungan albumin yang ada di dalam urine tersebut. Selain itu, albumin juga bertugas untuk menjaga tekanan pada pembuluh darah dan mengangkut za-zat seperti hormon atau obat-obatan. "Nanti akan ketahuan apakah ada albumin di urine. Positif berapa? Positif 1, 2, atau 3 atau 4. Kalau 4 berarti ada bocor ginjal yang berat," ungkap Zubairi melanjutkan.
Untuk memastikannya, Anda bisa menampung urine hingga 24 jam. Kemudian bawa urine tersebut ke laboratorium. Nantinya urine akan diukur secara kuantitatif. Dilihat berapa jumlah gram dari urine dalam 24 jam kebocoran.
Penyebab Urine Berbusa
Selain disebabkan oleh kandung kemih yang penuh, ada beberapa beberapa kondisi yang juga menjadi penyebab urine berbusa yang dilansir dari laman alodokter, di antaranya:
1. Dehidrasi
Urine berbusa bisa menjadi salah satu tanda dehidrasi yang perlu segera diatasi. Saat tubuh kekurangan cairan, kadar air dalam urine jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kadar garam, gula, dan protein. Hal ini bisa mengakibatkan air kencing menjadi berbusa.
Selain urine berbusa, kondisi ini biasanya juga disertai dengan gejala lain, seperti sering merasa haus, tubuh terasa lemas, mulut dan bibir tampak kering, serta urine berwarna lebih pekat dan berbau menyengat.
2. Efek Samping Obat-obatan
Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti phenazopyridine untuk menangani infeksi saluran kencing, lithium untuk mengobati gangguan bipolar, dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), juga dapat menyebabkan urine berbusa.
Meski demikian, urine berbusa yang disebabkan oleh obat-obatan umumnya dapat menghilang dengan sendirinya bila pengobatan sudah selesai atau dihentikan.
3. Ejakulasi Retrograde
Kondisi urine berbusa juga dapat disebabkan oleh ejakulasi retrograde, yaitu kondisi ketika air mani tidak keluar melalui penis saat ejakulasi, melainkan masuk ke dalam kandung kemih. Hal ini membuat urine tampak keruh dan berbusa saat buang air kecil.
4. Proteinuria atau Ginjal Bocor
Munculnya urine berbusa juga menjadi salah satu gejala proteinuria atau kadar protein tinggi dalam urine. Tingginya kadar protein pada urine ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit ginjal.Â
Umumnya, urine mengandung protein dalam jumlah yang sangat sedikit. Namun, akibat kerusakan di ginjal, protein tidak mampu menyaring atau menyerap protein kembali ke dalam darah. Protein yang keluar bersama urine ini akan bereaksi dengan udara sehingga menimbulkan busa.