Waspada Jika Si Kecil Demam Tinggi dan Muncul Darah di Popok

Ilustrasi bayi pakai bando/bandana/headband.
Sumber :
  • Pixabay

BANDUNG – Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra, masuk ke urine dan kemudian tumbuh di kandung kemih.

Bukan Ditinggal Anak, Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pasangan Lansia hingga Membusuk di Bogor

Masalah ISK cukup umum terjadi pada bayi dan bisa memicu gejala berbahaya sehingga membuat kondisi si kecil kerap merasa tak nyaman hingga rewel.

Anak-anak yang memiliki kelainan pada struktur ginjal atau saluran kemihnya lebih mungkin terkena ISK. Namun jika bayi yang masih sangat kecil terkena ISK, bukan berarti ia memiliki kelainan pada saluran kemihnya.

Ini Perlakuan Yudha Arfandi Sebelum Bunuh Dante, Ibunda Tamara Tasymara Tak Beri Restu

Pada bayi, gejala infeksi saluran kemih (ISK) dapat terlihat seperti gejala banyak masalah kesehatan lainnya. Jika si kecil menderita ISK, mungkin akan mengalami demam yang tanpa sebab serta banyak menangis.

Selain itu, si kecil akan kehilangan nafsu makan, muntah, mengantuk luar biasa, mengalami penurunan berat badan yang buruk, bahkan muncul darah di popok mereka.

Pasca Pengasuhnya Dijadikan Tersangka Kasus Persetubuhan, Suasana Ponpes Hubbun Nabi Sepi

Kapan perlu ke dokter jika si kecil terinfeksi saluran kemih (ISK)?

Ya. Ibu harus membawa bayi ke dokter umum atau segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit jika mereka mengalami demam tinggi yang tidak dapat dijelaskan atau secara umum tidak sehat. Dokter perlu menguji urine anak Anda untuk mendiagnosis infeksi saluran kemih (ISK).

Halaman Selanjutnya
img_title