Penyebab dan Gejala Bibir Pecah-pecah, Berikut Cara Mengatasinya
- U-Report
BANDUNG – Apa penyebab bibir kering dan bagaimana cara mengatasinya? Jika kamu memiliki masalah bibir kering, kami akan membahas cara mengatasinya dalam artikel ini.
Bibir pecah-pecah adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan bibir kering. Bibir pecah-pecah bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
- cuaca
- menjilat bibir secara berlebihan
- obat-obatan tertentu
Bibir pecah-pecah adalah kondisi umum yang hanya terjadi pada kebanyakan orang. Tetapi beberapa orang mungkin mengalami bentuk bibir pecah-pecah yang lebih parah yang disebut cheilitis. Cheilitis dapat disebabkan oleh infeksi, ditandai dengan kulit pecah-pecah di sudut bibir.
Kamu dapat merawat bibir kering dengan perawatan sederhana dan tindakan pencegahan. Jika bibir kamu terus menjadi sangat kering dan pecah-pecah, kamu harus berkonsultasi dengan dokter kulit.
Gejala Bibir Pecah-pecah
Kamu mungkin mengalami salah satu gejala berikut ini di sekitar bibir:
- kekeringan
- mengelupas
- timbangan
- luka
- pembengkakan
- retak
- berdarah
Apa Penyebab Bibir Kering atau Pecah-pecah?
Bibir tidak mengandung kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya. Ini berarti bibir lebih rentan kering dan pecah-pecah (pecah-pecah). Kurangnya kelembaban dapat memperburuk masalah, apakah itu disebabkan oleh cuaca atau terkait dengan kurangnya perawatan diri.
Sedikit kelembaban di udara selama bulan-bulan musim dingin diketahui menyebabkan bibir pecah-pecah. Paparan sinar matahari yang sering di musim panas juga dapat memperburuk kondisi.
Penyebab umum lain dari bibir pecah-pecah adalah kebiasaan menjilat. Air liur dari lidah selanjutnya dapat menghilangkan kelembapan bibir, menyebabkan lebih banyak kekeringan.
Faktor Risiko Bibir Pecah-pecah
Setiap orang bisa mengalami bibir pecah-pecah, terutama jika mereka memiliki kulit kering. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko bibir pecah-pecah. Obat-obatan dan suplemen yang dapat menyebabkan bibir pecah-pecah meliputi:
- vitamin A
- retinoid (Retin-A, Differin)
- lithium (umumnya digunakan untuk mengobati gangguan bipolar)
- obat kemoterapi
Orang yang mengalami dehidrasi atau kekurangan gizi juga lebih cenderung memiliki bibir pecah-pecah daripada orang lain. Hubungi dokter jika salah satu dari ini terkait dengan bibir pecah-pecah, dehidrasi dan malnutrisi adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera.