Awas Anak Gemuk Belum Tentu Sehat Ini Faktanya Menurut Dokter

Ilustrasi Bayi Obesitas
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Persepsi tentang anak gemuk yang sehat masih tertanam kuat di masyarakat Indonesia. Pandangan ini perlu diluruskan karena tidak selalu tepat.

Anak Sekolah Dapat Bantuan PKH 2025! Nominalnya Bikin Orangtua Lega

dr. Gammarida Magfirah telah menetapkan standar baku untuk menilai pertumbuhan anak. Standar ini menggunakan kurva WHO sebagai acuan.

Kurva WHO membantu orang tua memantau pertumbuhan anak secara akurat. Parameter yang diukur meliputi berat badan sesuai usia dan tinggi badan.

Anak Usia Dini Bisa Dapat Bantuan Rp3 Juta per Tahun, Cek Faktanya!

Indeks massa tubuh (IMT) juga menjadi indikator penting dalam penilaian. Anak dengan nilai di atas +2 standar deviasi masuk kategori overweight.

Kondisi lebih serius terjadi bila melewati batas tersebut. Anak bisa masuk dalam kategori obesitas yang berisiko tinggi.

Puasa Ramadan: Detoksifikasi Alami Tubuh atau Sekadar Mitos Kesehatan?

Buku KIA atau buku pink menjadi alat pemantauan penting. Orangtua bisa memplot pertumbuhan anak secara berkala.

Faktor genetik memegang peran penting dalam obesitas anak. Orangtua dengan berat badan berlebih perlu lebih waspada.

Halaman Selanjutnya
img_title