Kulit Sehat Bukan Berarti Kulit Putih, Begini Tips Konsep Kecantikan yang Benar
VIVABandung – Apakah menurutmu kulit cantik adalah kulit yang putih? Saatnya mengubah mindset ini! Konsep kecantikan sebenarnya jauh lebih luas dan sehat daripada sekadar warna kulit.
Dr. Esther Pertiwi dari Esther Beauty Clinic menekankan bahwa kecantikan yang sesungguhnya adalah kulit yang sehat. "Yang cantik itu adalah kulit yang sehat," ujarnya dalam Business Wisdom Podcast.
Beliau mengibaratkan kulit seperti kanvas lukisan. Kanvas harus bersih dulu sebelum bisa menghasilkan lukisan yang indah. Begitu juga dengan kulitmu, harus sehat dulu baru bisa tampak cantik.
Industri kecantikan seringkali mendorong kita percaya bahwa kulit putih adalah standar kecantikan. Padahal, setiap warna kulit bisa cantik asalkan sehat.
Kulit sehat ditandai dengan tekstur yang halus, elastis, dan bebas dari masalah seperti jerawat atau flek hitam. Warna kulit bukanlah indikator kesehatan kulit.
Perawatan kulit yang tepat dimulai dari konsultasi yang benar.
Dokter kulit akan mengedukasi bahwa kasus estetika tidak bisa diselesaikan secara instan dan membutuhkan perawatan berkelanjutan.
Misalnya, jika kamu berjerawat, fokus pertama adalah menyembuhkan jerawatnya.
Setelah itu, baru mengatasi bekas jerawat. Kemudian, perawatan dilanjutkan untuk mencegah jerawat muncul kembali.
Perawatan kecantikan
Untuk mencapai kulit sehat, perawatan dasar yang penting adalah membersihkan wajah dengan sabun yang sesuai jenis kulit.
Di iklim tropis seperti Indonesia, membersihkan wajah minimal dua kali sehari sangat dianjurkan.
Perlindungan dari sinar matahari juga krusial untuk mencegah penuaan dini. Penggunaan sunblock sebelum beraktivitas di luar ruangan adalah keharusan untuk kulit sehat.
Produk perawatan kulit sebaiknya dipilih berdasarkan jenis kulit dan masalah kulit spesifik yang kamu hadapi. Tidak semua produk cocok untuk semua orang.
Jangan tergiur dengan janji-janji produk yang menawarkan hasil instan. Perubahan kulit yang sehat membutuhkan waktu dan konsistensi dalam perawatan.
"Kasus-kasus estetika untuk mendapatkan kulit yang sehat enggak bisa dengan cara instan. Itu membutuhkan perawatan yang terus-menerus," tegas Dr. Esther.*