Jerawat dan Faktor Genetik, Mengapa Ada Orang Lebih Rentan Berjerawat?
VIVABandung – Pernahkah kamu bertanya mengapa ada orang yang wajahnya dipenuhi jerawat sementara orang lain memiliki kulit yang mulus?
Ternyata, faktor genetik memainkan peran penting dalam masalah jerawat.
Dr. Grace Waworuntu, MKed(DV), Sp.D.V.E, FINSDV menjelaskan dalam channel Youtube Raditya Dika, "Genetik itu bukan berarti diturunkan dari orang tua. Genetik itu adalah sesuatu yang ada di tubuh kita, kita memiliki gen."
Genetik dalam konteks ini bukan berarti penyakitnya yang diturunkan. Yang dimaksud adalah struktur gen yang memengaruhi tipe kulit seseorang.
Orang dengan tipe kulit berminyak dan pori-pori besar cenderung lebih rentan terhadap jerawat.
Kulit berminyak membuat debu dan kotoran lebih mudah menempel dan menyumbat pori-pori.
Ilustrasi Jerawat pada Wajah
Memang, jika orang tuamu memiliki tipe kulit berjerawat, kemungkinan kamu juga memiliki tipe kulit yang serupa. Namun, tidak selalu demikian.
Tiap orang memiliki struktur gen yang unik. Itulah mengapa ada orang dengan jerawat parah meskipun orang tuanya memiliki kulit bersih.
Kulit berminyak dengan pori-pori besar lebih mudah mengalami penyumbatan ketika beraktivitas atau terkena debu. Inilah yang membuat seseorang lebih rentan terhadap jerawat.
Jadi, jika kamu memiliki jerawat, jangan selalu menyalahkan keturunan.
Perawatan kulit yang tepat sesuai tipe kulitmu bisa membantu mengendalikan jerawat.*