6 Kriteria Pemilihan Skincare Bayi Rekomendasi Dokter, Wajib Bunda Ketahui!

Ilustrasi Penggunaan Perawatan Wajah yang Tepat dan Aman pada Bayi
Sumber :
  • Pinterest

VIVABandung – Memilih produk perawatan kulit untuk bayi merupakan hal yang tidak boleh dianggap remeh. Kulit bayi memiliki karakteristik yang berbeda dengan kulit orang dewasa.

img_title Air Putih Berlebih Pada Bayi Bisa Ganggu Asupan ASI dan Berisiko Stunting

Kulit bayi cenderung lebih tipis dan sensitif. Hal ini menjadikan kulit mereka rentan terhadap berbagai iritasi.

dr. Alni Magdalena dalam podcast terbarunya membagikan informasi mengenai kriteria pemilihan produk perawatan kulit yang aman untuk bayi yang wajib diketahui para bunda. 

img_title Golden Period Anak Ternyata Dimulai Sejak Kehamilan, Bukan Saat Lahir

Kriteria 1, pilih produk yang diformulasikan khusus untuk bayi. Produk-produk ini dirancang dengan bahan-bahan yang ramah untuk kulit bayi.

Kriteria 2, pastikan produk yang dibeli bebas dari zat pewangi dan pewarna. dr. Alni menegaskan bahwa kedua zat tersebut mungkin mengandung bahan kimia berbahaya.

img_title Mencegah Anak Pertama Cemburu, Tips Jitu Menyiapkan Kedatangan Adik Baru

"Kedua zat tersebut mungkin saja mengandung bahan kimia yang bisa membuat kulit bayi menjadi kering dan mudah mengalami iritasi," jelas dr. Alni.

Kriteria 3, hindari produk yang berlabel antimikroba atau anti bakteri. Meskipun kedua zat ini efektif membunuh kuman, sebenarnya kulit bayi cukup dibersihkan dengan air bersih.

 

Ilustrasi Penggunaan Perawatan Wajah yang Tepat dan Aman pada Bayi

Photo :
  • Pinterest

Alternatif lain untuk membersihkan kulit bayi adalah menggunakan sabun bayi dengan formulasi ringan. Tisu basah bebas alkohol juga dapat menjadi pilihan.

Kriteria 4, produk perawatan kulit bayi juga harus bebas paraben dan ftalat. Paraben yang merupakan bahan pengawet dan ftalat yang merupakan produk pelembut bisa berbahaya bagi kulit sensitif bayi.

Kriteria 5, alkohol dalam produk perawatan bayi juga harus dihindari. Kandungan alkohol biasanya tertulis sebagai etil alkohol pada kemasan produk.

"Kandungan alkohol bisa mengiritasi kulit bayi," tegas dr. Alni. Namun beliau juga menambahkan pengecualian untuk beberapa jenis alkohol.

Jika tertulis cetearyl alcohol atau fatty alcohol, produk tersebut masih dapat digunakan. Umumnya, zat-zat ini tidak menimbulkan iritasi pada kulit bayi.

Kriteria 6, perhatikan juga kadar pH pada produk. dr. Alni menjelaskan bahwa pH kulit bayi yang baru lahir biasanya berubah dari pH netral (pH 7) menjadi sedikit asam (pH 5).

Disarankan untuk memilih produk dengan pH yang mendekati pH kulit bayi. Tapi jika kulit bayi sehat, memilih produk dengan pH netral juga tidak masalah.

Halaman Selanjutnya
img_title